INILAH AMALAN-AMALAN SUNNAH BULAN MUHARRAM
Nabi mengajarkan umat Islam amalan bulan Muharram, sesuai dengan Sunnah.
Amalan ini diamalkan karena bulan Muharram adalah bulan yang dimuliakan oleh
Allah atau Syafurula.
Amalan Sunnah Bulan Muharram berarti perbuatan baik atau kebiasaan yang
memberi pahala ketika dilakukan. Tetapi jika tidak dilakukan, tidak akan
menimbulkan dosa.
Bulan Muharram adalah salah satu dari empat bulan yang dimuliakan oleh
Allah SWT. Hal ini dinyatakan dalam ayat 36 Surat At-Taubah.
Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam penanggalan Islam. Muharram
berasal dari kata yang berarti terlarang atau terlarang, yaitu dilarang
berperang atau pertumpahan darah.
Empat bulan yang disebutkan pada bagian di atas adalah bulan Muharram,
Rajab, Zurijah dan Zukaider.
Kemuliaan Bulan di Muharram juga disebutkan oleh sabda Nabi:
Amalan Bulan Islam ini mencakup tindakan yang dapat dilakukan sendiri,
bersama, atau sosial.
Keutamaan mengamalkan Sunnah Bulan Muharram adalah menyempurnakan ibadah
sebagai seorang muslim.
Untuk memudahkan ingatan, Syekh Abdul Hamid menuangkan 12 amalan bulan
Muharram ke dalam Naadam sesuai sunnah.
Artinya: "Ada sepuluh amalan di dalam bulan Asyura, yang ditambah
lagi dua amalan lebih sempurna. Puasalah, sholatlah, sambung silaturrahim,
ziarah orang alim, menjenguk orang sakit, dan celak mata. Usaplah kepala anak
yatim, bersedekah, mandi, menambah nafkah keluarga, memotong kuku, membaca
surah Al-Ikhlas 1.000 kali."
Menurut Sunnah, ini adalah 12 amalan di bulan Muharram.
1. Berdoa
Sholat terdiri dari memperbanyak sholat wajib dan sholat sunnah.
2. Puasa
Puasa Muharram adalah puasa yang banyak dilakukan orang setelah puasa
Ramadhan. Puasa di bulan Muharram lebih penting daripada puasa bulan Shakbang,
yang sering diajarkan oleh Nabi Muhammad.
Dalam puasa Muharram, tidak ada patokan khusus untuk hari. Artinya,
puasa hanya boleh dilakukan satu, dua, atau tiga hari di bulan Muharram hingga
satu bulan, kecuali jika membebani orang.
Baca Juga : SIMAK INILAH BACAAN NIAT PUASA TANGGAL 9 DAN 10 MUHARRAM
Namun, Muharram memiliki hari-hari besar puasa. Yakni, Puasa Tasua pada
9 atau 9 Muharram pertama, Puasa Asyura pada 10 atau 10 Muharram pertama, dan
Puasa Ayamrubid pada 13-15 atau 13-15 hari pertama. Muharram.
3. Persahabatan
Amalan sunnah yang juga diajarkan oleh Nabi adalah bersilaturahmi. Anda
bisa berkumpul dengan keluarga dan kerabat Anda.
4. Bersedekah
Nabi juga mengajarkan kebiasaan bersedekah di bulan Muharram. Orang
harus meningkatkan sedekah akhir bulan ini.
5. Mandi
Amalan sunnah selanjutnya di bulan Muharram adalah mandi, terutama
sebelum puasa Asyura. Selain untuk tujuan membersihkan diri, mandi pada 10
Muharram memiliki keutamaan bebas sakit selama setahun.
Baca Juga : INILAH KEUTAMAAN BULAN MUHARRAM YANG WAJIB DIKETAHUI
6. Pakai eyeshadow/ Celak
Bagi wanita, amalan sunnah yang mungkin dilakukan adalah menggunakan
eyeshadow atau eyeliner. Bahkan Rasul Allah pernah menganjurkan memakai bulu
mata, tetapi hadits berikut mengatakan:
Artinya: “Karena kamu dapat menjelaskan pandangan dan menumbuhkan rambut
(mata), persetan dengan itu” (HR At Tirmidzi).
7. Kunjungi
Ziarah yang signifikan ke bulan pertama Tahun Baru Islam berlangsung
tidak hanya untuk keluarga tetapi juga untuk para ulama.
8. Mengunjungi orang sakit
Rasulullah mengajarkan amalan sunnah menjenguk orang sakit di bulan
Muharram. Jangan lupa berdoa untuk kesembuhannya.
Baca Juga : INILAH SEJARAH TERBENTUKNYA TAHUN BARU HIJRIYAH
9. Meningkatkan pendapatan keluarga
Bagi kepala keluarga, kebiasaan sunnah yang bisa dilakukan adalah
meningkatkan pendapatan keluarga.
10. Potong kukumu
Pada bulan kedatangan Idul Adha, orang tidak dianjurkan untuk memotong
kukunya, sebaliknya di bulan Muharram itu adalah sunnah.
11. Gosok kepala anak yatim
Menggosok kepala anak yatim tidak hanya membantu merawat anak yatim,
tetapi juga dapat diartikan sebagai bentuk persahabatan dengan mereka.
12. Baca Surah Al Ikhlas
